BRMP Tanah dan Pupuk Dukung Percepatan Pembentukan Brigade Pangan di OKUT
Ogan Komering Ulu Timur (Okut), 20 Oktober 2025 BRMP Tanah dan Pupuk, Septiyana SP., M.Si dan Eko Susanto., A.Md sebagai perwakilan tim penanggung jawab kegiatan swasembada Kab. OKUT mengikuti rapat koordinasi pembentukan Brigade Pangan (BP) di BPP Sarinegara, Kec. Madang Suku II. Kegiatan ini dalam rangka percepatan pembentukan Brigade Pangan kegiatan Cetak Sawah Rakyat (CSR) Tahun 2025 di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT).
Rapat Koordinasi percepatan pembentukan brigade pangan di pimpin oleh Kasi Penerapan Teknologi, Yudi Hariadi, S.T. dari Dinas Pertanian OKUT, turut hadir juga perwakilan dari BPSDMP, Koordinator Penyuluh (Korluh), Penyuluh, dan petani Kecamatan Madang Suku II Kabupaten Okut. Yudi menjelaskan tujuan pembentukan brigade pangan yaitu, 1) mendorong dan meningkatkan generasi muda untuk berusaha tani melalui brigade pangan, 2) menumbuhkan kelembagaan ekonomi petani yang dikelola petani milenial melalui brigade pangan, 3) percepatan pengelolaan lahan OPLAH dan cetak sawah rakyat untuk meningkatkan indeks pertanaman (IP) dan produksi padi melalui bantuan sarana produksi pertanian, 4) meningkatkan kapasitas dan pendapatan anggota brigade pangan melalui pertanian modern berbasis tanaman padi di lahan OPLAH dan cetak sawah rakyat. Ely juga melaporkan, sudah terbentuk 4 brigade pangan di Kec. Madang suku II yaitu, dua brigade pangan OPLAH 25 (BP Loga Jaya dan BP Sonang Torus), dan dua brigade pangan CSR (BP Haga Jaya dan Sikam Jaya). Tedy juga mengarahkan agar segera terbentuk BP kemudian mengusulkan proposal untuk bantuan alsintan, kemudian Taufik juga menjelaskan setelah adanya pembentukan BP akan ada pembekalan untuk pengurus brigade pangan dengan mengadakan pelatihan-pelatihan manajemen brigade pangan.
BRMP Tanah dan Pupuk, Septiyana juga menyampaikan bahwa di Kabupaten Okut untuk kegiatan CSR dengan luasan 6.149 ha, target jumlah brigade pangan sekitar 32 BP, dan brigade pangan yang sudah terbentuk berjumlah 13 BP. Untuk Brigade pangan yang belum terbentuk, agar segera dibentuk paling lambat akhir Oktober 2025. Pembentukan brigade pangan ini terkait terlaksananya kegiatan percepatan tanam padi di lokasi cetak sawah rakyat (CSR) Kabupaten Okut. (Sep, AFS, Mtm)