• Jl. Tentara Pelajar No.12
  • (0251) 8321608; WA Center (085213557625)
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
      • Standar Pelayanan Publik
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Warta Pertanian
    • Jurnal
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
6 dilihat       08 Agustus 2026

BRMPTanpuk Dorong Penerapan teknologi budidaya padi untuk PM AAS dan swasembada pangan berkelanjutan

OKU Timur – Balai Perakitan dan Pengujian Tanah dan Pupuk (BRMP Tanah dan Pupuk) bersama Dinas Pertanian Kabupaten OKU Timur melaksanakan kegiatan bimbingan teknis mengenai sinergi kelembagaan dalam penerapan teknologi budidaya padi. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mendukung Program PM-AAS dan mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan. Kegiatan dibuka oleh Kepala BRMP Tanah dan Pupuk, Ibrahim Adamy Sipahutar, S.P., M.Sc. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa swasembada pangan merupakan cita-cita besar sekaligus tanggung jawab bersama. “Untuk mencapai swasembada pangan, kita tidak cukup hanya meningkatkan luas tanam, tetapi juga harus meningkatkan produktivitas, efisiensi, kualitas hasil, dan keberlanjutan sumber daya pertanian,” ujar Ibrahim. Menurutnya, pencapaian swasembada pangan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, pelaku usaha, petani, serta seluruh pemangku kepentingan di bidang pertanian. Sinergi tersebut diperlukan agar penerapan teknologi budidaya dapat dilakukan secara tepat, efektif, dan sesuai dengan kondisi spesifik wilayah.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Niswaturrohmah, S.TP., M.EP. Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya bimbingan teknis yang merupakan hasil sinergi antara BRMP Tanah dan Pupuk dengan Dinas Pertanian Kabupaten OKU Timur. OKU Timur memiliki potensi pertanian yang sangat besar dan selama ini dikenal sebagai salah satu daerah lumbung pangan. Potensi tersebut, menurutnya, harus terus dijaga dan dikembangkan melalui penerapan teknologi, inovasi, serta tata kelola pertanian yang lebih modern, efektif, dan berkelanjutan.

Dalam bimbingan teknis tersebut disampaikan beberapa materi, salah satunya Pertanian Modern–Advanced Agricultural System atau PM-AAS menjadi salah satu strategi penting dalam mendorong peningkatan produktivitas, efisiensi, dan daya saing usaha tani. Hal tersebut disampaikan oleh Sudigyo, Kepala Bidang Pengadministrasian Perkantoran Dinas Pertanian Kabupaten OKU Timur, dalam kegiatan bimbingan teknis penerapan teknologi budidaya padi.

Dalam kesempatan ini Kepala BRMP Tanah dan Pupuk, Ibrahim Adamy Sipahutar, S.P., M.Sc., menyampaikan materi mengenai pengelolaan pupuk berimbang menjadi salah satu kunci keberhasilan Program Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS). Menurut Ibrahim, peningkatan produksi padi tidak hanya ditentukan oleh benih unggul dan mekanisasi, tetapi juga oleh kemampuan menyediakan unsur hara sesuai kebutuhan tanaman, kondisi tanah, dan target hasil yang ingin dicapai. Pemupukan berimbang harus berbasis hasil uji tanah dan memperhatikan prinsip tepat jenis, tepat dosis, tepat waktu, tepat cara, serta tepat tempat. Rekomendasi pemupukan juga perlu mempertimbangkan kondisi pertanaman, varietas, target produksi, dan riwayat pemupukan musim sebelumnya. Prinsip pengelolaan hara spesifik lokasi tersebut sejalan dengan rekomendasi pemupukan berbasis kebutuhan tanaman dan kemampuan tanah menyediakan hara.

Ibrahim menambahkan, pengelolaan hara dalam PM-AAS perlu dilakukan secara terpadu melalui kombinasi pupuk anorganik, pupuk organik, pupuk hayati, pembenah tanah, jerami, dan sumber bahan organik lainnya. Langkah ini penting untuk memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kemampuan tanah menyimpan air dan hara, serta menjaga produktivitas lahan dalam jangka panjang.

Prev Next

- BSIP Tanah dan Pupuk


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Tanah dan Pupuk Dukung Penguatan Pertanian Berkelanjutan di Bali melalui IRASP
    16 Jul 2026 - By BSIP Tanah dan Pupuk
  • Thumb
    Mentan Amran Tingkatkan Produktivitas Pertanian Merauke Lewat PM AAS
    07 Jul 2026 - By BSIP Tanah dan Pupuk
  • Thumb
    BRMP Tanah dan Pupuk Turun Langsung dalam Proses Pengambilan Sampel Pupuk
    09 Jun 2026 - By BSIP Tanah dan Pupuk
  • Thumb
    BRMP Tanah dan Pupuk Menggandeng BPSMB Surakarta sebagai Mitra Petugas Pengambil Contoh Pupuk
    29 Mei 2026 - By BSIP Tanah dan Pupuk

tags

BRMP

Kontak

(0251) 8321608; WA Center (085213557625)
(0251) 8336757; (0251) 8322933
[email protected]

Kawasan Inovasi Pertanian, Jl. Tentara Pelajar no. 12, Ciwaringin, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat Kode Pos 16114

Website : www.tanahpupuk.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanah dan Pupuk. All Right Reserved